Nội dung text draf Panduan Pembelajaran STEM_12 Agustus 2025 1.pdf
mencakup bidang- bidang seperti fisika, kimia, dan biologi. inovasi atau alat buatan manusia yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan manusia. untuk memecahkan masalah nyata dengan memanfaatkan prinsip sains, matematika, dan teknologi. hubungan, dan struktur melalui bilangan, bentuk, dan simbol untuk membantu memecahkan masalah secara logis dan sistematis. *) dalam KBBI istilah Enjinering memiliki padanan kata dengan istilah “perekayasaan”. Dalam panduan ini istilah Enjinering digunakan untuk menjelaskan terminologi STEM yang sudah familiar di kalangan pendidik. Untuk penjelasan lebih dalam terkait konsep dan karakteristik pembelajaran STEM akan digunakan istilah “perekayasaan” atau “proses rekayasa”. Di dalam proses pembelajaran STEM, setiap komponen di atas memiliki definisi yang lebih spesifik dan saling terintegrasi untuk mendukung penyelesaian masalah secara holistik. Definisi tersebut terdapat pada tabel 2. Tabel 2. Definisi Spesifik Setiap Komponen STEM dalam Pembelajaran Sains Teknologi Enjinering Matematika Konsep ilmiah sebagai dasar dalam merencanakan ide solusi Teknologi yang diperlukan dalam membangun ide solusi Tahapan/proses yang dilakukan untuk menerapkan/mewujudka n ide solusi. Pola/ perhitungan yang digunakan dalam merancang, membangun dan menerapkan ide solusi Dengan memahami komponen tersebut, guru dan siswa dapat melihat bagaimana STEM bukan sekadar kumpulan mata pelajaran, tetapi sebuah proses berpikir terpadu untuk menghasilkan solusi yang efektif. STEM dalam Kebijakan dan Praktik Sekolah Pendekatan pembelajaran STEM dapat diimplementasikan di sekolah melalui berbagai perspektif. Dua di antaranya yang sering digunakan adalah STEM sebagai Pendekatan Lintas Mata Pelajaran, STEM sebagai Mata Pelajaran Terintegrasi dan STEM sebagai mata pelajaran.