Peran dan Pemikiran Politik K.H.R. Asnawi
ii PERAN DAN PEMIKIRAN POLITIK K.H.R. ASNAWI Copy Rights 2023 Cipta dilindungi Undang-Undang Penulis : Mc. Mifrohul Hana Chamami Muchammad Taufiqur Rohman Chamami Hanik Hidayati Permata Sharoh Anisa Editor : Muhamad Kharis Desain Sampul : Muhammad Tausi’ul Ilma Layout : Kukisyam Tebal Buku : xiv + 102 Ukuran Buku : 14,5 x 20,5 cm Tahun Terbit : 2023 Cetakan pertama : 'FCSVBSJ 2023 Diterbitkan oleh: terbitkan o Anggota IKAPI (062/ DIY/ 08) Jl. Melati No 171, Sambilegi Baru Kidul, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta Telepon: (0274) 2801996, Fax: (0274) 485222 Kerja sama Lembaga Swadaya Masyarakat – Aqila Quds (LSM Aqila Quds) Almas Learning Center (ALC), Team Cokriyo Palguno dan EL – HA Channel Youtube Jl. H. Boerham No.15, Desa Krandon Rt.05 Rw.01 Kecamatan Kota Kabupaten Kudus. HP/ WA: 085876233336, 085876233330, 085875456645 Email :
[email protected], Website : aqilaquds.com, Youtube : El-Ha Channel *4#/$FUBL *4#/%JHJUBM
iii PENGANTAR PENULIS Secara harfiah, politik dalam bahasa Arab disebut “siyasyah” yang artinya siasat dan dalam bahasa Inggrisnya disebut “Politics”. Politik memang artinya strategi, cerdik dan bijaksana yang dalam kehidupan sehari-hari mengartikan sebagai suatu cara untuk melakukan sesuatu didalam mencapai tujuan. Melihat pengertian ini, sebenarnya setiap manusia sudah berpolitik, apakah seorang pedagang, yang mempunyai pola pikir bagaimana dagangannya bisa laku dan mempunyai untung yang besar, tentu yang dipakai adalah siasat. Asal mula kata politik itu sendiri berasal dari kata “polis” yang berarti Negara kota, dengan politik berarti ada hubungan khusus antara manusia yang hidup bersama, dalam hubungan itu akan timbul aturan-aturan dan akhirnya disebut dengan kekuasaan. Membincangkan politik di masa awal kemerdekaan Indonesia, adalah membicarakan tokoh-tokoh pahlawan kemerdekaan di negeri ini. Idealnya, membincangkan Indonesia tak hanya terbatas pada tokoh-tokoh yang kemudian diakui pahlawan nasional. Membincangkan tokoh-tokoh lokal yang terbukti memberikan spirit dan dedikasi yang tinggi terhadap negeri ini juga merupakan bagian penting perbincangan sejarah dan politik Indonesia.
Peran dan Pemikiran Politik K.H.R. Asnawi iv Dalam konteks lokal Kudus di awal abad 20 salah satu yang menonjol di kabupaten Kudus adalah K.H.R. Asnawi. Ketokohan, gaya dakwah, dan kiprah politik yang diambil membuatnya layak disejajarkan dalam tokoh nasional yang berkiprah di awal kemerdekaan negeri ini. Peninggalan lembaga pendidikan dan ajaran yang hingga hari ini terus eksis, menjadikan nama K.H.R. Asnawi sebagai tokoh teladan yang patut ditelisik lebih lanjut. Apalagi, dalam karakter berpolitik beliau yang selama ini jarang terungkap di publik. Bermula dari kondisi inilah kami berusaha untuk mencari tahu tentang peran dan pemikiran politik K.H.R. Asnawi yang bersumber dari buku dan literatur penelitian ilmiah tentang K.H.R. Asnawi. Diantara buku yang penulisan jadikan sebagai buku primer antara lain KHR Asnawi; Ahli Dakwah dan Pendiri Nahdlatul Ulama (M Rikza Chamami, Mc. Mifrohul Hana, dkk. LSM Aqila Quds dan Mirra Buana Media, 2021), Manaqib 26 Tokoh Pendiri NU (Amirul Ulum Aswaja Pressindo Yogyakarta, 2015), Narasi Satu Abad; KHR Asnawi, Madrasah Qudsiyyah & Hikayat Santri Nusantara (H.M. Ihsan dkk, Pustaka Sahila Yogyakarta, 2016). Sehingga muncul keinginan untuk mengumpulkan kisah-kisah sejarah daripada peran dan pemikiran politik dari beliau untuk disusun menjadi sebuah buku. Selanjutnya, yang menjadi fokus utama dari tim penulis dalam buku ini yakni tentang pemikiran, peran dan dakwah K.H.R. Asnawi Kudus. Beliau merupakan satu sosok ulama kharismatik di awal abad 20 yang dimiliki Kudus. Kiprah dakwah dan keulamanaan beliau tersohor tidak hanya di lingkup kabupaten tetapi juga di lingkup nasional. Jejaring luar negeri juga menjadi daya tarik ketokohan beliau semasa hidup. Menelusuri biografi KHR Asnawi