PDF Google Drive Downloader v1.1


Report a problem

Content text Prinsip Refleksi Diri.pdf


46 Panduan Praktis bagi Pengajar Klinis Pendahuluan Banyak orang mengatakan bahwa pengalaman adalah guru yang terbaik, namun apakah benar seperti ini? Pertanyaan selanjutnya adalah, apa yang menyebabkan pengalaman dapat menjadi guru yang terbaik? Jawaban kedua pertanyaan tersebut sebenarnya bertumpu pada satu hal yaitu refleksi diri. Pengalaman akan menjadi guru terbaik jika direfleksikan. Refleksi diri ini menjadi kian penting dalam dunia kedokteran, karena pesatnya perkembangan ilmu dan keterampilan kedokteran. Pendidikan bagi seorang dokter tidak berlangsung hanya selama 5-6 tahun di sebuah fakultas kedokteran, tetapi berlangsung sepanjang hayat, atau yang kita kenal dengan istilah lifelong learning. Secara lebih ekstrim, Sir William Osler (1897), seperti yang dikutip oleh Quirk,1 mengatakan bahwa beberapa tahun pendidikan di institusi pendidikan dokter adalah sebuah persiapan untuk pembelajaran yang sebenarnya, yang terjadi di luar kelas, yaitu dalam praktik sesungguhnya sebagai seorang dokter. Seorang dokter perlu selalu memperbarui pengetahuan dan keterampilannya melalui berbagai program pelatihan dan pendidikan, atau yang kita kenal dengan continuing professional development (CPD). Kemampuan ini diformulasikan sebagai salah satu kompetensi dokter, yang mungkin dapat berbeda-beda istilahnya di berbagai negara (contoh: Standar Kompetensi Dokter dari Konsil Kedokteran Indonesia, 2012; Good Medical Practice UK, 2013; CanMEDS, 2014), namun sebenarnya memiliki makna yang sama, yaitu bahwa mahasiswa kedokteran dan dokter harus memiliki sikap mawas diri dan mampu mengembangkan
Prinsip Refleksi Diri sebagai Pengajar Klinis dan Prinsip Pengajaran... 47 kemampuan dirinya. Kemampuan ini dibutuhkan untuk dapat memberikan pelayanan kesehatan yang optimal. Tulisan berikut akan mengeksplorasi definisi dan berbagai hal terkait refleksi diri, mulai dari komponen refleksi diri sampai pada cara menilai kemampuan refleksi diri. Selain itu akan diperlihatkan pula hubungan antara lifelong learning, refleksi diri dan continuing professional development. Melalui tulisan ini, diharapkan pembaca dapat memiliki kesadaran untuk melakukan refleksi diri, dan pemahaman yang tepat mengenai refleksi diri serta cara yang sesuai untuk mengajarkan refleksi diri kepada mahasiswa, khususnya mahasiswa kedokteran. Definisi dan Uraian Menurut Boud, Keogh dan Walker2 , refleksi diri adalah sebuah aktivitas yang melibatkan komponen intelektual dan afektif ketika seseorang melakukan eksplorasi terhadap sebuah pengalaman, yang berujung pada suatu apresiasi dan pemahaman baru terkait pengalaman tersebut. Dua kata kunci dalam definisi tersebut adalah pengalaman dan pemahaman/ pengetahuan/apresiasi baru. Dapat diartikan bahwa, agar sebuah pengalaman dapat memberikan pemahaman baru, maka pengalaman tersebut perlu direfleksikan. Definisi di atas sangat sejalan dengan pemahaman bahwa refleksi diri sebenarnya adalah bagian siklus belajar. Kolb dan Fry3 menunjukkan bagaimana refleksi merupakan salah satu tahap dalam proses/ siklus belajar, seperti tergambar pada Gambar 3.1.

Related document

x
Report download errors
Report content



Download file quality is faulty:
Full name:
Email:
Comment
If you encounter an error, problem, .. or have any questions during the download process, please leave a comment below. Thank you.